Wednesday, December 9, 2009

???8

Hidup kadang-kadang tidak mempunyai kesempatan untuk melawan otoritas yang disahkan kewenanganya. Ada anekdot sangat menarik sebagai berikut.
Seorang lelaki disangka telah mati.Perawatan jenazahnya sedang dilakukan.Pada saat itulah ia bangkit dari tempatnya dibaringkan. Ia duduk tegak,namun saking terkejutnya menyaksikan keadaan yang ada di sekitarnya,ia jatuh pingsan. 'Jenazah' nya dimasukkan ke dalam peti mati. Para pengusung keranda dan pelayat berangkat menuju makam. Sesaat setelah mereka sampai di depan liang kubur, lelaki itu siuman dari pingsannya. Ia mengangkat tutup peti mati dan berteriak-teriak ketakutan minta tolong.
'Tak mungkin ia hidup lagi' para pelayat ribut, para ahli telah membuat surat kematian untuknya. 'Tapi aku masih hidup! Aku belum mati!' kata lelaki itu. Ia memohon keputusan soal kematiannya kepada para cerdik pandai dan pelayat yang hadir pada saat itu. 'Tunggu' kata seorang cerdik pandai itu menghadap ke arah para pelayat dan menghitung jumlah mereka. Ada lima puluh orang semuanya. 'Kita telah mendengar kata si mati, sekarang giliran Anda para saksi, apa yang menurut Anda sekalian sebagai kebenaran? Orang ini hidup atau mati? 'Serempak para saksi menjawab, 'Ia mati'. Mendengar jawaban kelima puluh saksi itu, sontak seorang cerdik pandai tadi memberi perintah, 'Kuburkan dia!' . Demikianlah, lelaki itu akhirnya dikuburkan.

Monday, December 7, 2009

???7

Cukup dekatkah aku pada Allah?
Itu tidak berarti bahwa 'Allah tidak dekat dengan kita'.Bukan itu maksudnya .karena Allah kebih dekat daripada urat leher kita.
Yang harus kita selidiki bukanlah 'kedekatan Allah' dengan kita, tetapi 'kedekatan aku' dengan Allah.
Tidak cukup hanya mengagung-agungkan. Keilahian harus mangalir bersama darah kita. Ucapan dan tindakan serta pemikiran kita harus menjadi saksi akan keilahian yang sedang mengalir di dalam diri kita.
Tuhan memang dekat, lebih dekat daripada urat leher kita. Tetapi apakah 'aku' menyadari kedekatan-Nya itu?
Jangan cepat-cepat mengaku sudah dekat bila hatimu belum menjadi lembut tetapi masih keras seperti baja dan merayakan kehadiran Allah pada setiap saat dan setiap tempat.

Sunday, December 6, 2009

???6

Kita sudah sering lupa tujuan utama 'shalawat'kepada nabi dan sahabat2nya.kita seakan mengucapkan seperti burung beo.
Apakah nabi membutuhkan doa kita?p Apakah sahabat2 nabi membutuhkan pemberkatan dari kita? Jelas tidak.
Kemudian, kenapa nabi sendiri menganjurkannya?Karena kerendahan hati beliau. RENDAH HATI, ah inilah sifat utama para nabi.
Mereka tidak sombong, tidak angkuh. Seperti orang biasa saja ,mereka malah minta didoakan,diberkati.
Setiap kali mengucapkan shalawat bagi para nabi,
hendaknya kita mengingat kerendahan hati mereka.Hendaknya kita pun berupaya untuk menjadi lembut seperti seperti mereka. Amien

Thursday, December 3, 2009

???5

Kuikat erat-erat kekikiran,kubuka ikatan kedermawanan. Kuikat erat-erat kemarahan, kubuka ikatan kesabaran.
Kuikat erat-erat ketamakan, kubuka ikatan kesalehan.
Kuikat erat-erat ketidakpedulian, kubuka ikatan rasa takut pd Tuhan.
Kuikat erat-erat kefakiran, kubuka ikatan kecukupan.
Kuikat erat-erat hasutan setan, kubuka ikatan panggilan Tuhan.

Wednesday, December 2, 2009

???4

Jika engkau belum pernah melihat setan,tataplah dirimu sendiri.
Seharusnya engkau malu pd perbuatan2 dosa yang pernah kau lakukan.
Akuilah kesalahan2mu dengan penuh kerendahan hati dan penyesalan.
Mohonlah ampunanNya mintalah maaf atas segala salah dan dosa.
Sehingga hatimu balik membenci dosa dan kesalahanmu di masa lalu.
Nyatakanlah penyesalan dan kebencian dengan lidahmu.

???3

Puisi seorang wts
Aku tlah membeli kutang
3rb
Lumayan...enak dipakai
Semoga mendatangkan rizki yg banyak
Amien.

Tuesday, December 1, 2009

???2

Ketika ku mohon pd Allah kekuatan Allah memberiku kesulitan agar aku menjadi kuat.
Ketika ku mohon pd Allah kebijaksanaan Allah memberiku masalah untuk dpt ku pecahkan.
Ketika ku mohon pd Allah kesejahteraan Allah memberiku akal untuk berfikir.
Ketika ku mohon pd Allah keberanian Allah memberiku kondisi bahaya untuk dpt ku atasi.
Ketika ku mohon pd Allah sebuah cinta Allah memberiku orang2 bermasalah untuk ku tolong.
Ketika ku mohon pd Allah bantuan Allah memberiku kesempatan.
Aku tak selalu menerima semua yg ku minta tapi aku menerima segala yg kubutuhkan